Berita  

Dugaan Penyelewengan DD Jati Indah,! Inspektorat Lamsel Temukan Kerugian Negara Hingga Satu Milyar

Lampung Selatan, dutanew.id. – Setelah melakukan pemeriksaan secara bertahap, Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan dalam waktu dekat akan menyampaikan hasil pemeriksaan dugaan penyelewengan anggaran dana desa sebesar Rp. 1 milyar kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten setempat.

Rencananya, hasil pemeriksaan dugaan penyelewengan tata kelola keuangan APBdes sejak tahun 2020 sampai 2023 yang dilakukan Kepala Desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan Ibdi Irwanto akan diserahkan Inspektorat Lampung Selatan pada minggu depan.

“Semua hasil pemeriksaan tim tersebut, paling lambat minggu ke-2 pada bulan ini sudah dilimpahkan kepada Kejari Lampung Selatan,” kata Inspektur Pembantu V Ihwan Setiawan S.sos, MH., mewakili Kepala Inspektorat setempat Ariswandi SH., MH., kepada dutanews, Kamis (17/10/2024).

Ihwan menjelaskan, pemeriksaan dan pelimpahan hasil pemeriksaan dugaan dana desa Jati Indah ini, menindaklanjuti laporan warga masyarakat setempat pada (13/9/2024) lalu serta pelimpahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan Nomor : B-2634/L.B.11/Dek.1/09/2024 tanggal 13 September 2024.

Namun sayangnya, Ihwan enggan membeberkan secara detail nominal kerugian negara akibat “praktik” dugaan penyelewengan anggaran pemerintah pusat yang diduga dilakukan Ibdi Irwanto tersebut.

“Mohon maaf bukan kewenangan saya, silahkan tanya pimpinan saja jika ingin mengetahui berapa jumlah kerugian negaranya,” ucap Ihwan.

“Yang jelas, dari pemeriksaan tim beberapa waktu lalu terdapat temuan yang nilainya cukup besar,” tambah Ihwan lagi.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Ibdi Irwanto membantah atas adanya tuduhan dugaan penyelewengan dana desa yang ia lakukan.

Menurutnya, pengelolaan dana desa yang terhitung sejak tahun 2020 sampai 2023 di desa tersebut telah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Semua itu gak bener mas, bahkan belum lama ini Inspektorat sudah turun melakukan pemeriksaan, tapi nyatanya gak ada apa-apa,” terang Ibdi Irwanto. (Red)

Bagikan :