PESAWARAN, DUTANEWS.ID – Upaya membangun desa tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan memperkuat kesadaran masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran melalui kegiatan sosialisasi di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari program nonfisik TMMD ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan ini mengangkat tema bahaya judi online dan penyebaran hoaks di era digital.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid PPIP Diskominfotiksan Pesawaran Ihsan Taufiq, Sekretaris Desa Abdul Rohman, perwakilan Kodim Budi Hartawan, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Ihsan Taufiq menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai persoalan digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih memahami risiko judi online dan hoaks, serta mampu melindungi diri dan lingkungan dari dampak negatifnya,” ujarnya.
Melalui pemaparan narasumber, warga diberikan pemahaman bahwa judi online dapat berdampak serius, mulai dari kerugian finansial hingga terganggunya keharmonisan keluarga.
Selain itu, masyarakat juga diajak lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Setiap informasi yang diterima perlu diverifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan keresahan atau konflik di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana warga turut berbagi pengalaman terkait fenomena yang terjadi di lingkungan mereka.
Melalui kegiatan ini, TMMD diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi tantangan di era digital. (RKA)
