Berita  

Bupati Egi, Kunjungi Kediaman Ahmad Abi Ar-Razi, Korban Calo Ikan Merauke.

LAMPUNG SELATAN, DUTANEWS.ID. – Penantian panjang keluarga akhirnya terbayar. Ahmad Abi Ar-Razi, atau yang akrab disapa Aji, kini telah kembali ke rumahnya di Lampung Selatan setelah berbulan-bulan terjebak dalam situasi sulit di Merauke, Papua Selatan.

Ia tiba di Bandara Radin Inten II pada Rabu malam (8/4/2026), disambut penuh haru oleh keluarga yang selama ini hanya bisa berharap dan berdoa. Kepulangan Aji bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan membawa kisah pahit yang meninggalkan luka mendalam.

Aji sebelumnya berangkat dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang layak di kapal ikan, setelah tergiur tawaran gaji Rp5 juta per bulan. Namun kenyataan yang dihadapi jauh dari janji.

Setibanya di Merauke, gajinya langsung dipotong besar dengan alasan biaya transportasi. Ia hanya menerima sebagian kecil di awal, dan setelah itu tak lagi digaji, meski tetap dipaksa bekerja keras.

Selama hampir 10 bulan, Aji menjalani pekerjaan berat dengan jam kerja tak menentu, bahkan bisa mencapai 24 jam. Kondisi tersebut berdampak serius pada kesehatannya.

Kini, sepulangnya ke rumah, Aji masih dalam kondisi lemah. Ia mengalami batuk, anemia, serta gangguan pada kaki yang membuatnya kesulitan berjalan normal. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui dinas terkait pun mulai memberikan pendampingan medis untuk membantu proses pemulihannya.

Perhatian juga datang langsung dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang mengunjungi kediaman keluarga Aji di Kalianda. Kunjungan itu menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral bagi Aji dan keluarganya.

Bupati Egi menyampaikan keprihatinannya atas apa yang dialami Aji. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima tawaran pekerjaan, terutama yang tidak memiliki kejelasan.

“Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Jangan mudah percaya dengan iming-iming kerja tanpa informasi yang jelas,” ujar Egi saat berkunjung dikediaman orang tua Aji, di Lingkungan 05 Sukajadi, Kecamatan Kalianda, Kamis (9/4/2026)

Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, Aji kini mulai menata kembali harapannya. Ia didorong untuk melanjutkan pendidikan yang sempat terhenti, sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik.

Rasa syukur pun tak henti diucapkan keluarga. Setelah melalui masa penuh ketidakpastian, kebersamaan kembali menjadi hal paling berharga.

“Yang penting sekarang Aji sudah kembali ke rumah,” ujar sang ayah dengan suara bergetar.

Aji sendiri berharap pengalaman yang dialaminya tidak terulang pada orang lain. Ia mengingatkan agar masyarakat lebih waspada dan memastikan kejelasan sebelum menerima pekerjaan.

“Alhamdulillah saya bisa pulang. Semoga tidak ada lagi yang mengalami seperti saya,” ucapnya.

Pemkab Lampung Selatan juga memastikan akan menelusuri kasus ini lebih lanjut. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, langkah tegas akan diambil sesuai aturan yang berlaku. (RKA)

Bagikan :