
Lampung Selatan, dutanews.id. – Dugaan penyimpangan anggaran dana desa senilai Rp. 1 milyar oleh Basori Kepala Desa Sidoreno, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, bak gayung bersambut.
Kepala Inspektorat Lampung Selatan Ariswandi SH., MH., melalui Inspektur Pembantu V Ihwan Setiawan S.sos, MH., mengatakan, terkait hal ini pihaknya meminta kepada warga masyarakat untuk dapat membuat laporan secara tertulis.
“Terima kasih banyak atas informasinya, namun besar harapan kami untuk dapat membuat laporan secara resmi,” ujar Ihwan kepada dutanews, Selasa (15/10/2024).
Menurut Ihwan, berdasarkan laporan resmi tersebut nantinya pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan melakukan berbagai tahapan-tahapan.
“Semuanya kan ada proses brother, setidaknya masalah ini akan saya sampaikan terlebih dahulu kepada pimpinan,” ungkapnya.
Sayangnya, Ihwan enggan berkomentar banyak ketika ditanya kapan akan melakukan pemanggilan terhadap Basori untuk menindaklanjuti dugaan tersebut.
“Sekali lagi saya ini punya pimpinan, yang jelas secepatnya pasti ditindaklajuti. Tapi, semua menunggu petunjuk pak bos,” tutupnya dengan tegas.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Sidoreno, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, Basori diduga selewengkan anggaran dana desa terhitung sejak dari dari tahun 2017 hingga 2023.
Dugaan “Praktik” korupsi anggaran pemerintah pusat yang telah berlangsung selama tujuh tahun berturut-turut ini diprediksi angkanya mencapai hingga satu milyar lebih.
Dihubungi via panggilan WhatsAppnya, Kepala Desa Sidoreno, Kecamatan Way Panji, Basori membantah tuduhan tersebut.
“Ga ada dinda, itu hanya ada-adanya masyarakat saja yang tidak suka dengan saya,” terangnya kepada dutanews, Senin (14/10/2024).
Pimpinan pucuk desa ini menjelaskan, sejak awal kali pertama dana desa dikucurkan pada tahun 2020 dan hingga sekarang, Basori mengaku telah merealisakan anggaran pemerintah pusat tersebut sesuai kegunaan.
“Jika tidak percaya, cek di Inspektorat dinda. Kami ini setiap tahun diperiksa.! Dan hingga saat ini tidak ada temuan penyimpangan di Desa Sidoreno,” ungkapnya Basori tegas. (Red)