
Lampung Selatan, dutanew.id. – Belum adanya pemanggilan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lampung Selatan terhadap Ibdi Irwanto, Kepala Desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten setempat, akhirnya terjawab.
Kasi Intel Kejari Lampung Selatan Volanda Azis Saleh SH., MH., membenarkan, jika pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap terlapor (Ibdi Irwanto red) atas kasus dugaan penyelewengananggaran dana desa yang ditafsir hingga sebesar Rp. 1 Milyar tersebut.
“Belum ada pemanggilan ke pihak desa, dikarenakan dari laporan tersebut kami teruskan ke Inspektorat dan sekarang kami menunggu hasil dari inspektorat bg,” demikian tulis Volanda Azis Saleh via pesan singkat Aplikasi WhatsAppnya kepada dutanews.id., Jum’at (27/9/2024).
Jaksa Pratama ini menambahkan, Kejari Lampung Selatan nantinya baru akan menindaklanjuti laporan dugaan penyelewengan anggaran pemerintah pusat itu, setelah menuai hasil pemeriksaan yang di lakukan Inspektorat setempat.
Namun sayangnya, belum diketahui secara detail hasil pemeriksaan apa yang sedang ditunggu korps adiyaksa ini. “Yang jelas menunggu hasil pemeriksaan Ispektorat bg, apakah ada kelebihan pembayaran atau tidak, jika ada pihak desa harus segera mengembalikan,” balas Volanda Azis Saleh lagi.
Diberitakan sebelumnya, laporan dugaan penyelewengan dana desa oleh Kepala DesaJati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Ibdi Irwanto, diprediksi bakal “Mangkrak”.
Pasalnya, sejak dilaporkan pada Selasa (10/9/2024) lalu, Kejari Lampung Selatan hingga saat ini belum melakukan pemanggilan atau pemeriksaan terhadap Ibdi Irwanto selaku terlapor dan sekaligus kepala desa setempat.
“Sampai saat ini gak ada mas panggilan dari Kejaksaan untuk diri saya, baik itu lewat telepon maupun secara resmi,” kata Ibdi Irwanto, ketika disambangi dutanews., pada Rabu (25/9/2024).
Apalagi lanjutnya, terkait adanya laporan dugaan penyelewengan dana desa yang ditafsir sebesar Rp. 1 Milyar oleh warga setempat ke-korps adhiyaksa tersebut. “Puguh baru tahu dari sampeyan kalau saya dilaporkan oleh warga di Kejari Lampung Selatan,” katanya lagi. (*HB*)