Berita  

Soal Program Sistem Informasi Pembangunan Daerah, DPRD Lamsel Kolaborasi Dengan Pemkab Setempat.

LAMPUNG SELATAN, WWW.DUTANEWS.ID, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengikuti Sosialisasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten setempat.

Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lamsel, H Nanang Ermanto, yang dihadiri para pimpinan dan anggota DPRD dan seluruh pimpinan OPD serta kasubag dari masing-masing OPD yang di pusatkan di Ballroom Swiss-Bel Hotel Bandar Lampung, pada Kamis (20/1/2022).

Wakil Ketua I DPRD Lamsel, Agus Sartono, menyambut baik kegiatan tersebut, menurutnya, sosialisasi SIPD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait dengan penyusunan RKPD. “Dimana dalam penyusunan rancangan awal yang mencangkup didalamnya penelaahan pokok-pokok pikiran DPRD yang diatur dalam Pasal 178 Peraturan Menteri Dalam Negeri No 86 Tahun 2017.” kata Agus.

Hal senada dikatakan anggota DPRD Lamsel Dwi Ariyanto, Fraksi Gerindra ini mengatakan SIPD ini sangat membantu kinerja di DPRD, karena bisa lebih mengontrol hasil pokok pokok pikiran (e-Pokir) hasil reses yang dilakukan, “Jadi nantinya kita bisa mengontrol hasil reses kita, terakomodir atau tidak, yang jelas kami DPRD sangat menyambut baik.” ungkap mantan anggota KPUD Lamsel ini.

Sementara itu Bupati Lamsel, H Nanang Ermanto, berharap dengan adanya sosialisasi ini akan mendapatkan kinerja lebih baik lagi di pemerintah daerah khususnya Kabupaten Lamsel, salah satunya pada pembangunan.

“Bukan hanya di bidang pembangunannya saja, tapi juga tentang pembangunan SDM nya. Yang jelas, dengan SIPD ini kita bisa sama-sama mengontrol, bukan hanya capaiannya saja namun kerapihan dan pengelolaan keuangan daerah,” kata orang nomor satu di Kabupaten Bumi Khagom Mufakat ini.

Nanang juga berharap mengenai hal ini nantinya dapat memelihara komitmen untuk mempertahankan kinerja yang baik, karena sambung dia bekerja keras dengan dedikasi yang tinggi serta harus inovatif dan kreatif dalam mencari terobosan-terobosan baru untuk menghadapi tantangan, dengan tetap berpedoman pada Indikator Kinerja yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis masing-masing Perangkat Daerah.

“Untuk itu, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat dijadikan sebagai upaya untuk kesamaan persepsi dan pemahaman mengenai regulasi dan kebijakan tentang penyusunan Rencana Anggara yang akan dituangkan dalam APBD,” pungkas Nanang. (Habibi)

Bagikan :