
Lampung Selatan, dutanews.id, – Sebanyak 400 siswa/i terdiri dari tingkat SMA/SMK/MA atau SLTA sederajat dari 10 kecamatan di Lampung Selatan (Lamsel) mengikuti Diklat Palang Merah Remaja (PMR) Tahun 2022.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Lamsel Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan, kegiatan diklat PMR ini terdiri dari tingkat dasar dan tingkat lanjut yang akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung dari tanggal 8 hingga 10 Desember 2022.
“Kegiatan diklat PMR ini dengan peserta sebanyak 400 orang yang berasal dari 10 kecamatan. Untuk 7 kecamatan lainnya akan dilaksanakan dilain waktu,” terang Hj. Winarni saat memimpin upacara pembukaan Diklat PMR tersebut yang dilaksanakan di kawasan Way Handak Expo Lamsel, pada Kamis (8/12/2022).
Adapun tujuan di selenggarakannya diklat PMR ini, lanjut Winarni, yakni guna meningkatkan pengetahuan, baik sikap dan perilaku peserta diklat dalam melaksanakan layanan kepalangmerahan.
Seperti dalam situasi dan kondisi kebencanaan yang saat ini hampir terjadi seluruh wilayah Indonesia, diantaranya. Terjadinya bencana gunung meletus, kemudian bencana banjir serta angin puting beliung dan tsunami, maka peran penting atau bantuan relawan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan.
“Artinya, peran penting relawan dimaksud keikut sertaan PMR dalam sosialisasi perihal kebencanaan dan donor darah kepada teman sebaya maupun masyarakat,” tambahnya.
Untuk diketahui lanjutnya, saat ini Indonesia mendapat predikat nomor satu negara yang paling rawan sedunia. Hal ini terlihat masih besarnya korban jiwa di setiap bencana yang terjadi.
Karenanya, Winarni berharap untuk menjadi pendonor aktif di PMI dan sponsor aktif penggalangan pendonor di masyarakat wajib digalakkan. Sebab menurut isteri orang nomor satu di Kabupaten Bumi Khagom Mufakat ini, dengan setetes darah yang didonorkan dapat menyelamatkan nyawa bagi sesama,” tukasnya. (Habibi)