Lampung Selatan, dutanews.id, – Ungkap dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU 24. 354. 124. Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Mobil Toyota Kijang Series dengan Nomor Polisi Nopol BE 2794 JA yang ditumpangi tiga orang wartawan dan satu anggota Ormas Laskar Lampung, diberondong senjata api oleh sekelompok orang tak di kenal, pada Minggu (23/07/2023) sekira pukul 22.30 Wib.

Kepala Biro Surat Kabar Media Cetak Ampera Post Herman mengatakan, kisah tragis tersebut terjadi setelah sebelumnya, dirinya bersama rekan sejawatnya melakukan peliputan dan investigasi adanya dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. “Sebelum kejadian, siangnya kami melakukan peliputan di SPBU tersebut,” terangnya kepada dutanews, melalui sambungan teleponnya, pada Rabu (27/7/2023).
Herman menceritakan, saat itu dirinya bersama tim berada di areal SPBU sedang menjalankan tugasnya sebagai wartawan. Namun tiba-tiba datang sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota Ormas dan meminta untuk tidak mempublikasikan terkait dugaan tersebut.
“Saya RM Sekretaris Ormas (XXXX). Mengenai hal ini tak usah di publikasikan, baiknya kita ngobrol dulu bersama ketua nanti malam,” ujarnya, menirukan ucapan orang tersebut sembari meminta untuk menghapus photo dan video dugaan tersebut.
Menerima ucapan tersebut, lalu pihaknya sepakat untuk melakukan pertemuan. Alhasil, meski telah menunggu hingga malam, tetapi rombongan Ormas tersebut tidak datang.
Merasa telah di bohongi, lalu dirinya bersama tim memutuskan pulang ke Bandar Lampung. Sesampainya di Jalinsum KM 29/30. Tepatnya, di depan Tugu Tuping Dusun Tanjung Bayur, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Kendaraan yang mereka tumpangi, tiba-tiba ada yang menembaki dari arah belakang dan samping. Usai menembaki, kemudian kendaraan tanpa plat yang digunakan pelaku menyalip dan kembali menembak.
Merasa nyawa terancam, lalu kawanan wartawan ini tancap gas untuk menyelamatkan diri dan belok ke kanan lalu masuk ke kantor Mapolsek Tanjungan, Kecamatan Katibung. “Melihat kami di kantor polisi, pelaku kabur kearah Bandar Lampung,” ungkapnya.
Meski tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun kaca mobil minibus warna silver itu terdapat bolongan pada bagian belakang kiri serta tembus ke kaca tengah bagian kanan yang diduga kuat akibat tembakan peluru tajam pelaku. (Red)