
Lampung Selatan, dutanews.id, – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) bersama Dinas Kesehatan (Diskes) Lamsel, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pada, Rabu (31/5/2023).
Hearing atau RDP tersebut merupakan dalam rangka membahas tingginya angka penderita penyakit HIV/AIDS di wilayah Lamsel yang saat ini jumlahnya mencapai sebanyak 895 penderita atau kasus.
Pada kesempatan itu Ketua Komisi IV DPRD Lamsel Syaiful Azumar S.H., M.H,. mengatakan, tingginya angka kasus penyakit menular itu perlu dilakukan penanganan serius dengan melakukan sosialisasi pemahaman kepada masyarakat tentang bahayanya virus HIV/AIDS.
“Mengingat penyakit ini sangat berbahaya, maka satu-satunya cara melakukan pencegahan sejak dini,” ungkap Syaiful Azumar.
Dirinya berharap agar Diskes Lamsel untuk segera mengambil langkah tegas dengan cara melakukan berbagai terobosan-terobosan guna menekan angka kasus HIV/AIDS agar tidak bertambah pada setiap tahunnya.
Politisi partai golongan karya ini juga meminta kepada OPD yang membidangi tentang kesehatan tersebut untuk dapat membuat rencana kerja yang lebih konkret dalam hal penanggulangan Aids. “Tentunya, kami berharap target program kerjanya harus jelas, sehingga program bisa dijalankan secara efektif,” pintanya.
Selain itu, anggota dewan asal daerah pemilihan I yang meliputi Kecamatan Kalianda dan Rajabasa Lamsel ini meminta, Diskes Setempat, untuk memberikan pengawasan dan teguran terhadap para UPT Puskesmas dengan membantu masyarakat untuk mendapatkan kepesertaan BPJS.
Sebab lanjutnya, hingga saat ini masih kerap terjadi dalam pembuatan BPJS menjadi keluhan masyarakat. “Jika hal ini tetap dibiarkan maka memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat, terlebih bagi pasien yang tidak mampu secara ekonomi dan belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS,” tukasnya.
Menyikapi permintaan wakil rakyat itu, Plt Kepala Diskes Lamsel Devi Arminanto berjanji akan segara melakukan perbaikan dan teguran kepada para UPT-UPT sekaligus tenaga kesehatan yang ada di Lamsel agar lebih efektif dalam menangani permasalahan permasalahan yang dihadapi masyarakat.
“Terima kasih atas masukan dan sarannya pak.! Yang jelas ini semua akan segara kami evaluasi dan benahi permasalahan permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun pelayanan BPJS,” pungkasnya. (Hbi)