
Lampung Selatan, dutanews.id, – Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024/1445 Hijriyah, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lampung Selatan, Provinsi Lampung, membuka posko layanan kesehatan untuk para pemudik.
Pendirian posko yang berada di Seaport penumpang Reguler Pelabuhan Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan ini, merupakan kerjasama IDI Cabang Lampung Selatan dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Panjang – Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.
Untuk diketahui, kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian anggota IDI terhadap kesehatan pemudik serta menjadi agenda rutinitas yang setiap tahun dilakukan.
Menariknya lagi, dari 15 jumlah IDI yang ada di Provinsi Lampung, hanya IDI Cabang Lampung Selatan yang membuka atau mendirikan posko layanan kesehatan.
“Sepengetahuan saya, hanya IDI Lampung Selatan yang membuka posko layanan kesehatan,” ujar Ketua IDI Lampung Selatan dr. Wahyu Wibisana, kepada dutanews, pada Jum’at (5/3/2024).
Menurut Wahyu, posko layanan kesehatan tersebut sejauh ini telah beroperasi yang terhitung dari tanggal 4 April sampai dengan 17 April 2024 dan atau sejak dimulainya arus mudik dan rencananya akan berakhir hingga arus balik.
Dikatakannya, pada kesempatan ini IDI Cabang Lampung Selatan menerjunkan sekitar 54 dokter yang terlibat dalam penjagaan posko layanan kesehatan. Tak hanya itu, tambah Wahyu, pihaknya juga menyiapkan 2 unit kendaraan Ambulance BBK serta obat-obatan yang diberikan secara gratis kepada para pemudik.
Lebih jauh Wahyu menjelaskan, dari jumlah dokter yang dikerahkan itu, tentunya akan ditugaskan secara bergantian atau di bagi secara 2 shift diantaranya siang dan malam. “Yang jelas, pada setiap shiftnya akan ada empat orang dokter yang bertugas di posko tersebut,” beber suami Direktur Rumah Sakit Bob Bazar, Kalianda, Lampung Selatan itu.
Dikutif dari Manifesto.web.id., Kepala BKK Kelas 1 Panjang Sulistyono, SKM., M.Kes., melalui jajarannya yakni, dr. Johansyah mengatakan, terkait posko layananan kesehatan ini pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PT. ASDP dalam palayanan kesehatan pada arus mudik tahun ini.
“Kami sudah koordinasi dengan ASDP dan alhamdulillah ASDP juga sangat mendukung keberadaan posko kesehatan yang dimotori IDI dan BKK Panjang. Karena ini amat sangat membantu para pemudik,” ujarnya.
Dokter Johansyah menjelaskan BKK Panjang mengerahkan dua unit ambulance dengan dua tipe. Masing-masing ambulance memiliki peran dan fungsi masing-masing.
“Satu ambulance mobile dan satu ambulance berisi alat medis lengkap dengan dokter yang standby di posko pelayanan kesehatan dan obat-obatan,” pungkasnya. (Habibi)