
Lampung Selatan, Dutanews.id – Sinar lampu panggung berkelip, ratusan pengunjung tertawa, aneka aroma jajanan menyeruak memenuhi udara. Musik menggema dari pusat arena, menandai dimulainya Lampung Selatan Fest 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 14 – 16 November 2025 ini, begitu meriah serta penuh warna dan menjadi puncak hari jadi atau peringatan HUT ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.
Festival itu ditutup dengan predikat sukses. Namun di balik gegap gempita yang memenuhi area, ada cerita lain yang tak tertulis dalam baliho, tak terdengar di pengeras suara, namun sangat terasa dalam kenyamanan ribuan pengunjung.
Itu adalah kisah para petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan, mereka yang datang tanpa disorot kamera, bekerja tanpa tepuk tangan, tetapi menjadi alasan mengapa festival itu tetap bersih dan rapi dari awal hingga selesai.
Bahkan, jika bagi pengunjung festival dimulai ketika panggung dinyalakan.
Namun bagi para petugas kebersihan, festival dimulai jauh lebih awal sejak pukul 13.00 WIB, saat sebagian besar orang masih bersiap-siap berangkat.
Berbekal rompi oranye, masker, dan peralatan sederhana, mereka menyapu, memungut, dan mengangkut sampah yang terserak. Lelah tak mereka hitung, karena tugas mereka baru selesai saat seluruh stand tutup dan area sepi, bahkan hingga menjelang tengah malam.
Mereka bekerja dengan sistem piket bergiliran, saling menutup kekurangan satu sama lain. Setiap plastik kecil, cangkang makanan, hingga puntung rokok yang jatuh ke tanah, mereka pastikan hilang sebelum menumpuk.
“Semuanya dilakukan demi menjaga wajah Kabupaten Lampung Selatan tetap bersih, indah, dan nyaman,” ujar Plt. Kepala DLH Lampung Selatan, Devi Arminanto melalui Plt. Kabid Persampahan dan LB3, Muherwan Murod, saat ditemui Minggu malam (16/11/2025).
Menurut Muherwan, sebanyak 35 petugas dikerahkan setiap hari selama festival berlangsung. “Mereka siaga nonstop dari awal sampai akhir kegiatan,” jelas mantan Kepala UPT Pengelolaan Sampah Kecamatan Bakauheni ini.
Untuk mendukung kerja petugas, DLH Lampung Selatan menurunkan tiga kendaraan pengangkut sampah, diantaranya dua mobil dump truck, satu kendaraan roda tiga yang digunakan untuk menjangkau sudut sempit.
Tak hanya itu, puluhan tong sampah juga ditempatkan di titik-titik strategis agar pengunjung lebih mudah membuang sampah. “Untuk kendaraan-kendaraan ini baru kami tarik kalau seluruh area benar-benar bersih. Kalau masih ada sisa, kami tetap bertahan,” kata Muherwan sambil menunjukkan area yang baru saja dirapikan petugas.