LAMPUNG SELATAN, WWW.DUTANEWS.ID, – Puluhan warga masyarakat Dusun Labuhan, Desa Suak Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel) ngelurug, keperusahaan CV. Horas Sumber Rezeki desa setempat, pada Senin (17/01/2022).
Kedatangan warga yang secara spontanitas ini, lantaran kesal terhadap sikap perusahaan yang kerap mengabaikan permintaan warga, saat hendak bertemu Penanggung Jawab CV. Horas Sumber Rezeki, Dedi Helianto.

Informasi yang berhasil dihimpun, tujuan warga meminta bertemu dengan perusahaan untuk mempertanyakan tentang kelengkapan dokumen perizinan yang dimiliki perusahaan.
Pasalnya, sejak perusahaan pembesaran udang vanamei tersebut, beroperasi pada agustus 2017 lalu, hingga kini diduga belum mengantongi dokumen perizinan lengkap.
“Sebelumnya kami sudah meminta bantuan Pak Kades, untuk bisa bertemu dengan Pak Dedi, Sayangnya, selalu diabaikan, bahkan setiap kami telpon, beliau ngakunya selalu tidak ada ditempat,” ujar salah satu warga dilokasi kejadian.
Kendati demikian, warga yang sudah merasa gerah lalu melakukan pengintaian untuk mengetahui keberadaan Penanggung Jawab perusahaan tersebut.Alhasil, warga yang mengetahui kedatangan tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamsel keperusahaan CV. Horas Sumber Rezeki, langsung bergegas masuk keperusahaan melewati pintu gerbang pos satpam dan menghampiri tim DLH tersebut.“Bukannya kami tidak punya etika, tetapi pihak perusahaan yang telah mengajari kami cara tata karma,” ungkap dia.
Melihat warga berdatangan, pemeriksaan dokumen lingkungan hidup yang dilakukan tim DLH akhirnya terhenti, bahkan Penanggung Jawab CV. Horas Sumber Rezeki bergegas meninggalkan rombongan tim DLH tanpa berpamitan.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Penaatan & Peningkatan Kapasitas LingkunganHidup, Ervan Kurniawan, mewakili Kadis Lingkungan Hidup setempat, Fery Bastian, belum bisa memberikan keterangan lebih jauh.
Sebab menurut dia, pemeriksaan dokumen izin lingkungan hidup yang dilakukan timnya baru dimulai. “Kami belum bisa menyimpulkan apakah CV. Horas Sumber Rezeki ini sudah punya izin apa belum, sebab baru dilakukan pemeriksaan warga sudah datang,” ucapnya.
Menyikapi hal ini pihaknya akan melaporkan kepada pimpinan tentang kelanjutan pemeriksaan tersebut.” Yang jelas akan dilakukan pemeriksaan kembali, untuk waktunya tunggu perintah pimpinan,” pungkas Ervan.
Setelah tim DLH Lamsel beranjak pergi, massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang itu akhirnya membubarkan diri pulang kerumah masing-masing.
Tak lama dari itu Kepala Desa Suak, Juli Wahyudin datang kelokasi perusahaan, untuk melerai warga dan disusul anggota Polsek Sidomulyo datang menggunakan kendaraan dinas. (Habibi)