
Lampung Selatan, dutanews.id, – Belum adanya titik terang nasib 727 Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja se-Kabupaten Lampung Selatan (GLPG P3K Lamsel) tahun 2021 ke Pemerintah pusat, menjadi perhatian serius Pemkab Lamsel beserta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Menyikapi hal tersebut Eksekutif dan Legislatif di Kabupaten Bumi Khagom Mufakat itu, bersedia dan berjanji siap membantu umtuk mewujudkan perjuangan sejumlah 727 Guru Lulus Passing Grade tersebut.
Anggota Komisi III DPRD Lamsel Jengis Khan Haikal SH., MH., mengatakan, dirinya juga siap mendampingi para guru untuk merubah formasi guru di Kabupaten Lampung Selatan.
“Saya tegaskan kami siap untuk mengawal aspirasi bapak ibu guru sebelum tanggal 25 (Mei 2023),” ujarnya, dihadapan para unjuk rasa para guru tersebut, usai menemui Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lamsel, pada Senin (22/5/2023).
Berkenaan dengan hal tersebut, Fraksi Partai Demokrat DPRD Lamsel ini mengaku sudah berbicara dengan Asisten Pemerintahan dan Kesra, bahwasanya di tanggal 25 Mei 2023 akan ada zoom meeting terkait formasi guru.
“Sekali lagi saya tegaskan bahwa pada tanggal 24 (Mei 2023) kita ke Jakarta untuk memastikan apakah merubah 120 (formasi guru) itu,” tambahnya.
Hal senada dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD setempat Andi Aprianto AMd., keinginan massa menggelar aksi untuk segera berangkat sebelum tanggal 24 Mei 2023 ke Jakarta menemui Pemerintah pusat tak bisa dilakukan mengingat harus ada birokrasi yang dilalui.
“Namun untuk diketahui kawan-kawan semua, bergeraknya suatu birokrasi itu harus ada SPT dari Ketua DPRD. Kendati demukian, percayalah kami akan siap perjuangkan keinginan tersebut,” jelas Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu.
Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lamsel, Eka Riantinawati didepan ratusan guru honorer yang menggelar aksi damai mengatakan, Pemerintah Daerah siap membantu tuntutan para guru yaitu tanggal 24 Mei 2023 berangkat bersama-sama ke Jakarta.
“InsyaAlloh Pemerintah Daerah bersama-sama Legislatif ya (DPRD), kita siap membantu bapak ibu ke Kementerian (Kemendikbudristek),” tegas Eka, didepan ratusan massa aksi.
Pada kesempatan itu Sanuri Koordinator dari aksi damai GPLG P3K menegaskan, kesepakatan yang telah ditandatangani diatas banner oleh anggota DPRD Lamsel Jengis Khan Haikal dan Andi Aprianto serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lamsel Eka Riantinawati bisa dijadikan pegangan.
“Kesedian para anggota dewan ini bisa kita pegang ya pak, dan kami harap untuk benar-benar dibuktikan kesiapannya untuk memperjuangkan keinginan kami,” tegas Sanuri. (*)