Gubernur Sumbar-Padang, Jadikan PT. JJAA. Tempat Belajar, Soal Pembudidayaan Penggemukan Sapi.

Gubernur Sumbar-Padang, Mahyeldi, saat menerima Cendera Mata, yang diberikan langsung oleh Owner PT. JJAA. Adikelana Adiwoso, dikantor/ruang breeding PT. JJAA, yang beralamat di Jalinsum KM 40. Desa Kotadalam/Sukabanjar, Kec. Sidomulyo, Kab. Lampung Selatan, Prov. Lampung, pada jum’at (11 Juni 2021) Photo Habibi

LAMSEL, DUTANEWS.ID, – GubernurProvinsi Sumatera Barat-Padang (Sumbar) Mahyeldi, berserta rombongan sambangi PT. Juang Jaya Abdi Alam (JJAA) pada Jum’at (11/06/2021).

Owner PT. JJAA, Adikelana Adiwosa, saat menyambut kedatangan Gubernur Sumbar-Padang, Mahyeldi. di-PT. JJAA, pada Jum’at (11 Juni 2021). Photo Habibi

Kedatangan orang nomor satu Provinsi Padang itu, didampingi Badan Penghubung Provinsi Efriyanto, Staf Ahli Pemkab Lamsel, Burharuddin, beserta pejabat Pemkab Lamsel lainnya. Mereka tiba sekitar pukul 13. 30 WIB, dengan menggunakan kendaraan dinas Pemprov Padang.

Rombongan langsung memasuki kantor Breding PT. JJAA. Yang disambut langsung oleh Owner PT. JJAA. Adikelana Adiwoso, General Manager (GM) PT. JJAA Willian E.L Bulo, General Affair (GA) Tama Roni Usman, beserta jajaran direksi PT. JJAA lainnya.

Untuk diketahui, kunjungan keperusahaan yang terletak di Jalinsum KM 40 Desa Kotadalam/Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) itu, dalam rangka study banding mengenai peternakan penggemukan sapi dan perikanan.

Kepada wartawan Mahyeldi mengakatan, PT. JJAA merupakan satu-satunya perusahaan peternakan penggemukan sapi yang memiliki potensi sangat tinggi, untuk bidang peternakan penggemukan hewan, khususnya hewan ternak jenis sapi. “Ya, kami menilai PT. JJAA ini potensinya sangat bagus,” ujarnya kepada sejumlah wartawan media cetak dan elektronik.

Mahyeldi mengaku, pihaknya memilih melakukan study banding diperusahaan penggemukan sapi jenis brahman cross ini, untuk mendapatkan pengalaman dan belajar mengenai peternak atau pembudidayaan penggemukan sapi. “Pada intinya kami apresiasi PT. JJAA,” tambahnya.

Yang jelas, sambung Mahyeldi, hasil study banding ini secepatnya akan dikembangkan di Provinsi Sumbar. Karena menurut nya, Provinsi Sumbar memiliki potensi yang sama seperti di PT. JJAA.

“Seperti di daerah Pasaman-Sumbar , disana luas tanahnya sekitar 20 ribu hektare. Selain itu, juga ada di 50 kota, yang luas tanahnya sekitar 800 hektare, mudah-mudahan bisa seperti disini,” Bebernya. (Habibi)

Bagikan :