
Lampung Selatan, dutanews.id, – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan Jenggis Khan Haikal, soroti beredarnya kabar penampakan seekor buaya di perairan laut Pantai Batu Rame sampai Pantai Kedu Warna.
Politisi partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu, meminta OPD Pemadam Kebakaran (Damkar) Lamsel agar bekerjasama dengan Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres setempat, untuk berjaga-jaga di seputaran pantai yang berlokasi di Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda tersebut.
“Selain berjaga-jaga, kami berharap kepada tim Damkar Lamsel untuk memasang papan pengumuman berupa himbauan peringatan kepada warga masyarakat agar berhati-hati saat berada di seputaran pantai wilayah Kalianda,” ujar Jenggis kepada dutanews, Senin (20/03/2023).
Menurut Jenggis, upaya ini dilakukan guna mengantisipasi atau mencegah bakal terjadinya hal-hal yang tak di inginkan. Sebab lanjutnya, berkunjung ditempat wisata seperti mandi di laut saat menjelang atau menyambut bulan suci Ramadhan adalah tradisi sekaligus rutinitas masyarakat khusunya di Lamsel.
“Nah.!! Seperti sekarang ini bulan puasa tinggal menghitung hari. Kebanyakan warga kita berbondong-bondong main ke pantai dengan mandi-mandi di laut,” ungkap Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Kalianda ini.
Dihubungi via panggilan aplikasi whatsappnya, Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan, sejak Minggu (19/03/2023) lalu dan hingga saat ini pihaknya telah menerjunkan Tim Rescue Damkar Lamsel untuk standby atau berjaga-jaga diseputaran pantai yang ada di Lamsel.
“Ada enam personel Tim Rescue Damkar yang setiap harinya terus berpatroli menyisir pantai-pantai yang ada di Lamsel,” jelas warga Merak Belantung Kecamatan Kalianda ini.
Dikutip dari hanggumpost.id. Penampakan seekor buaya tersebut berawal dari laporan warga masyarakat Merak Belantung, pada Sabtu (18/03/2023) lalu. Bahwa terdapat penampakan seekor buaya di perairan laut Pantai Bagus.
Mendapat informasi tersebut Tim Damkar Lamsel langsung bergegas mendatangi lokasi Pantai Bagus. Alhasil, keberadaan hewan “Reptil” pemakan daging itu telah raib dan diduga berenang kearah pantai-pantai Kalianda.
Selang satu hari. Tim Damkar kembali mendapat laporan keberadaan buaya tersebut memasuki sekitaran Pantai Batu Rame dan kearah Pantai Kedu Warna. Sayangnya, Tim Damkar hanya bisa memantau buaya melalui jalur darat. “Dikarenakan tidak memiliki perahu tim hanya bisa memantau dari kejauhan,” jelas Rully sembari memberitahu bahwa buaya tersebut diperkirakan sepanjang tiga meter. (Habibi)