Lampung Selatan, dutanews.id, – Setelah sebelumnya “Bergeming” denganadanya dugaan penyalahgunaan BBM Subsisi, akhirnya,Management SPBU Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, buka suara.

Dikutip dari halaman media online http://infoberita,id pada Selasa (1/8/2023). Tiara yang diketahui merupakan bagian Administrasi pada SPBU 24.354.124 itu secara tegas membantah, mengenai adanya dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU tersebut.
Dijelaskannya, mekanisme penjualan BBM berbagai jenis di SPBU tersebut menurutnya telah sesuai prosedur, terlebih lagi khususnya dalam melayani pembelian BBM.
Hal itu ia ungkapkan saat menanggapi beredarnya kabar tak sedap mengenai adanya dugaan pengecoran atau pembelian BBM yang tidak sesuai aturan di SPBU tempat dirinya bekerja.
“Kalau soal itu (Pengecoran BBM) itu tidak benar, karena kita sudah sesuai prosedur. Kayak SOP operator yang harus mengisi sekian liter terus ada batas pengisian berapa dan ada barcode juga, semua sudah sesuai prosedur dari bos juga (pengelola),” terang Tiara.
Lebih jauh Tiara menjelaskan, SPBU Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo dalam melayani pembelian BBM kerap bersikap transparan untuk semua jenis kendaraan.
“Semua kendaraan kami layani sesuai prosedur, seperti Fuso, dump truk dan sepeda motor. Karena semua jenis BBM, baik Bio Solar, Pertalite dan Pertamax tersedia di SPBU ini,” tambahnya.
Kendati demikian dirinya juga menyebutkan, bahwa pembelian BBM untuk segala jenis kendaraan terdapat berbagai prosedur, salah satunya pembatasan pembelian BBM untuk kendaraan besar sejenis truk.
“Maksimal itu 200 liter sebetulnya, cuma biasanya itu untuk kendaraan Fuso ya. Walaupun ada maksimal segitu tapi kita mau mendekati 150 liter kita nggak berani, jadi kalau bisa dibawah segitu jadi ada batasannya,” tegas Tiara.
Ditambahkannya, jika terdapat kecurangan pelayanan pembelian yang dilakukan petugas operator, maka pihak Management SPBU tidak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas terhadap petugas tersebut.
“Yang jelas kena sanksi. Salah satunya pemecatan dari atasan kita, sama tindakan kepihak yang berwajib,” katanya, sembari membeberkan jika pembelian BBM jenis Solar di SPBU tersebut dengan memberlakukan atau menggunakan barcode.
Diungkapkan Muhridin, warga Desa Sinar Pasemah, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan ini mengaku hingga saat ini belum pernah melihat adanya kecurangan dalam pembelian BBM. “Meski saya jarang, tapi puas pelayanannya dan nggak ada kendala,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, terjadinya penembakan mobil Toyota Kijang Nopol Polisi Nopol BE 2794 JA yang ditumpangi tiga wartawan dan satu anggota Ormas Laskar Lampung diberondong senjata api oleh sekelompok orang tak di kenal merupakan imbas usai ungkap adanya dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU 24. 354. 124. Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.
Hingga kini Kepolisian Resor Lampung Selatan belum berhasil mengungkap pelaku percobaan pembunuhan para kuli tinta yang terjadi , di Jalinsum KM 29/30. Dusun Tanjung Bayur, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, pada Minggu (23/07/2023) sekira pukul22.30 Wib lalu itu.(Red)