Lapor Pak Bupati.!! Enam Bulan Dana Tunjangan Perangkat Desa Buah Berak, Kecamatan Kalianda Diduga Disunat.

Kantor Desa Buah Berak Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Lampung Selatan, dutanews, – Dugaan pemotongan dana tunjangan perangkat desa, terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Dugaan perbuatan melawan hukum tersebut, tepatnya di Desa Buah Berak, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Setempat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pemotongan dana tunjangan itu terjadi sejak Januari sampai dengan Juni pada 2022 silam. Mirisnya lagi, hal tersebut diduga dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Setempat, yakni US., SE.

Kepada dutanews, sumber ini menceritakan, potongan dana tunjangan tersebut selama enam bulan sepanjang tahun 2022 lalu, dengan jumlah bervariasi. “Untuk jumlahnya bervariasi bang,” ujar Sumber ini sembari mewanti agar identitasnya dirahasiakan, kepada dutanews baru-baru ini.

Sumber ini merinci, untuk Sekdes sebesar Rp. 1,2 juta, sedangkan Kaur dan Kasi masing-masing sebesar Rp. 900 ribu. Sementara itu, masing-masing Kadus dipotong sebesar Rp. 600 ribu.  

“Jumlah perangkat desa yang dipotong tersebut sebanyak sebelas orang bang, diantaranya. Yakni Sekdes, kemudian Kadus empat orang, lalu selanjutnya Kaur dan Kasi masing-masing tiga orang,” tambah sumber ini.

Masih kata sumber tadi, pemotongan tersebut dengan alasan untuk biaya operasional kantor desa setempat. “Alasan pak Kades dana tunjangan kami yang dipotong itu untuk biaya operasional kantor Desa Buah Berak,” bebernya.

Menyikapi adanya dugaan pemotongan tersebut, dibantah Kades Buah Berak, Kecamatan Kalianda, US. SE. “Tidak benar itu bang, sejauh ini tidak ada yang namanya potongan, apalagi dana tunjangan perangkat desa,” ungkapnya ketika dihubungi via panggilan aplikasi WhatsAppnya, Minggu (12/2/2023). Dirinya menjelaskan, terkait dugaan tersebut merupakan perbuatan salah satu oknum yang tujuannya hendak menjatuhkan atau mencoreng nama baiknya sebagai Kades. “Saya jamin, itu semua hanya rekayasa seseorang untuk menjatuhkan dan mencoreng nama baik saya,” tutupnya sembari memberitahu bahwa dirinya sedang menghadiri acara selamatan dirumah salah satu warganya. (Hbb)

Bagikan :