LAMPUNG SELATAN, WWW.DUTANEWS.ID, – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sepertinya, tak henti-hentinya melakukan kegiatan bedah rumah dikabupaten Bumi Khagom itu.
Kali ini kegiatan sosial tersebut, dilaksanakan di Desa Sukaratu Kecamatan Kalianda, Lamsel, pada Senin (31/1/2022).
Pada kesempatan itu, Bupati Lamsel, Nanang Ermanto melakukan pemotongan pita serta penyerahan kunci rumah yang menandakan rumah tersebut telah siap untuk dihuni.

“Dengan mengucap Bismillahirohmanirohim , rumah bapak dan ibu sudah selesai dibangun dan siap untuk dihuni, semoga dapat bermanfaat,” tutur Nanang Ermanto bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat meninjau langsung lokasi bedah rumah yang telah usai dibangun di desa tersebut.
Orang nomor satu di Lamsel ini mengatakan program ini merupakan bentuk gotong-royong pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk membantu warganya untuk mendapatkan hunian yang layak.
Lebih jauh Nanang mengungkapkan, program bedah ini merupakan suatu bentuk guna mensejahterakan masyarakat Lamsel, tujuannya agar warga khususnya yang tinggal diLamsel tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni.
“Kepedulian kita bersama dengan gotong royong diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan hunian layak di Lampung Selatan,”ucapnya.
Untuk diketahui, kegiatan bedah rumah tersebut yakni milik Lekok warga desa setempat, Desa Sukaratu, Kecamatan Kalianda, Lamsel.
Dikesempatan yang sama, Lekok warga Dusun II Desa Sukaratu Kecamatan Kalianda penerima bantuan mengatakan sangat terbantu dengan adanya bedah rumah ini.
Dikatakannya, selama berpuluh tahun kondisi rumahnya sudah tidak layak huni, atap rumah jika hujan mengalami kebocoran dan bagian dinding pun sudah rapuh.
“Terima kasih kepada pak Nanang dan Pemda, rumah kami sudah dibangun, kami merasa sangat berterimakasih dan bersyukur,” ungkapnya.
Tak sampai disitu, sikap cepat tanggap akan terus dilakukan oleh Bupati dan Pemerintah Daerah Lampung Selatan, kepada warganya yang membutuhkan uluran tangan termasuk program bedah rumah yang langsung dapat dirasakan masyarakat. (DH)