
Lampung Selatan, dutanews.id, – Keluhan para pedagang pasar tradisional Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan terhadap toko perbelanjaan Multi Mart (MM) terus bergulir. Rencananya, besok Senin (20/3/2023) para pedagang tradisional itu akan menggelar aksi damai di Kantor Camat Sidomulyo. Aksi ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti atas sepinya pengunjung atau pembeli di pasar tradisional tersebut.
“Bukan demo, hanya pembahasan antara pedagang tradisional dengan pihak managemen toko perbelanjaan MM,” kata Camat Sidomulyo, Erman Suheri SE., kepada dutanews, pada Minggu (19/3/2023).
Adapun tema dari pembahasan tersebut, menurut Erman yakni membahas keluhan pedagang atas keberadaan toko perbelanjaan MM. Pasalnya, sejak MM tersebut berdiri di depan Perum Mustika Raya I Desa Seloretno Kecamatan Sidomulyo, pengunjung pasar tradisional tampak sepi pengunjung.
“Pada intinya, Forkopimcam Sidomulyo hanya sebatas mediasi saja atau lebih tepatnya, memfasilitasi keinginan kedua belah pihak,” pungkas mantan Kabid Disperkim Lampung Selatan di era kepemimpinan Zainudin Hasan tersebut.
Menyikapi hal ini, Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Agus Sartono AMd., menghimbau kepada para pedagang pasar tradisional untuk tidak berbuat anarkis saat pelaksanaan pembahasan tersebut.
Politisi Partai Amanat Nasional ini berharap, pembahasan tersebut nantinya bisa melahirkan solusi yang baik tanpa memberatkan satu sama lain. “Sebagai wakil rakyat, harapan saya berjalan dengan lancar dengan menghasilkan solusi yang baik,” ucap pemilik kuliner Pojok Sawah tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Lampung Selatan Edi Waluyo mengatakan, berkenaan keluhan para pedagang pasar tradisional pihaknya akan mengambil langkah-langkah.
Adapun yang akan dilakukan wakil rakyat tersebut, yaitu meminta Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Operasi Perangkat Daerah atau instansi terkait, agar dapat menetapkan kebijakan yang tidak saling merugikan kedua belah pihak.
“Selaku regulator, kami meminta Pemkab Lampung Selatan melalui instansi terkait untuk segera mencarikan solusi keluhan para pedagang pasar tradisional,” ujar Edi Waluyo, saat melakukan kunjungan di pasar Sidomulyo tersebut.
Yang jelas sambung anggota Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Lampung Selatan itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pembahasan kepada Pemkab Lampung Selatan dan menggelar rapat dengar (hearing) terhadap pemilik atau pengelolala MM tersebut.
Wakil rakyat itu berharap, agar para pedagang untuk bisa bersabar. Sebab menurutnya, pembahsan tentang keluhan ini butuh proses untuk mencarikan solusi.
“Intinya, agar bersabar. Harapan kita nantinya saat dilakukan pembahasan tidak menuai konflik antara kedua belah pihak,” jelasnya dihadapan para pedagang tradisional. (Habibi)